Dokter Italia Ingatkan Warga Dunia Jangan Remehkan Pandemi Covid19

Sudah memasuki minggu pertama April 2020, virus corona Covid-19 terus merengsek ke seluruh dunia. Di Italia sendri, negara kedua terbesar terdampak covid19 telah melumpuhkan negeri Pizza bak kota mati. Dr. Daniele Macchini, seorang dokter ICU di Italia menulis pesan mengingatkan warga dunia mengenai Covid19, sebagai sebuah pelajaran berharga.

Dokter Macchini bertugas di Rumah Sakit Humanitas Gavazzeni di Bergamo, meminta masyarakat dunia agar berhenti menggambarkan Covid-19 sebagai flu parah pada umumnya dan mulai memikirkan bagaimana virus tersebut dapat memengaruhi orang-orang yang sudah uzur dan rentan kematian.

“Semua kita tidak boleh membuat panik orang lain, namun waspada tetap dikedepankan. Ketika pesan berbahaya tentang apa yang terjadi sekarang tidak sampai ke orang-orang saya merasa ngeri,” tulis Macchini seperti yang Suara.com lansir di Snopes.com.

Ia melanjutkan bagaimana dirinya masih ingat betul tengah menunggu hasil diagnosis suspect virus corona Covid-19 pertama di Italia beberapa minggu lalu. Saat itu, ia merasa ngeri bagaimana jadinya jika satu kasus suspect saat itu akan berakhir menjadi satu kasus positif pertama di Italia.

“Situasi sekarang sangat dramatis. Tidak ada kata lain dalam pikiran saya. Ini seakan-akan seperti kita dalam sebuah perang dan kita berada digarda terdepan dalam pertempuran ini siang dan malam,” tulisnya.

Macchini mengingatkan pentingnya masyarakat untuk berhenti menganggap virus corona sebagai virus flu biasa. “Jangan anggap remeh flu ini. Jangan katakan ini hanya flu biasa sementara setiap hari saya menangani ratusan pasien dari flu ini yang kesulitan bernafas dan mereka membutuhkan oksigen,” tambahnya.

“Ketika virus berhasil menghancurkan penghalang dari pelindung di saluran nafas, ia masuk ke saluran nafas dan menyerang paru-paru untuk kemudian membuat kondisi kesehatan pasien menjadi serius. Jadi jangan anggap remeh sakit ini. ingatnya lagi.

Macchini menyebutkan Covid-19 akan menyebabkan sedikit masalah serius kepada orang muda, tapi akan menimbulkan masalah serius kepada orang yang lebih tua. “Pada banyak kasus orang lanjut usia (walau tidak selalu orang tua) virus bisa masuk langsung ke alveoli paru-paru dan menginfeksi mereka hingga membuat organ tidak bekerja,” terang Macchini.

Kondisi terkini di Italia paska diserang Covid-19 dialporkan sudah mencatat 12.400 kasus dengan 827 lebih pasien dinyatakan meninggal dunia. Italia menjadi negara kedua terparah setelah China dengan 80 ribu lebih kasus positif tercatat. Jadi khusus jangan anggap remeh covid19, namun tetap selalu waspada dan tidak pongah. Ikuti protap pemerintah.| halim el bambi /helb| dbs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *