Ns. Asri Bashir., M.Kep: Keperatawan Spiritual, Ada yang Peduli ?

Sebagai perawat profesional tentu mengetahui tentang aspek-aspek dalam memberikan asuhan keperawatan. Asuhan keperawatan yang diberikan harus bersifat holistik sebagai kesatuan yang utuh memiliki dimensi biologis, psikolologis, sosial, budaya dan spiritual. Tidak hanya pada aspek biologis, aspek spiritual merupakan bagian penting dalam pemberian asuhan keperawatan. Tetapi, asuhan keperawatan spiritual yang diberikan kepada pasien masih rendah disebabkan karena perawat hanya mengutamakan perawatan secara biologis saja, sementara asuhan keperawatan spiritual mampu menjamin kualitas hidup pasien.

Penelitian yang dilakukan oleh Alumni Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Ns. Asri Bashir., M.Kep dan juga Alumni STIKes Medika Nurul Islam pada Program Studi Ilmu Keperawatan serta Profesi Ners, 95% asuhan keperawatan spiritual sangat berpengaruh terhadap kenyamanan yang dirasakan pasien dan juga mampu menstabilkan hemodinamik khususnya pada pasien yang akan melakukan tindakan invasif seperti pembedahan. Tetapi, pemberian asuhan keperawatan spiritual tidak semudah seperti yang dibayangkan, perawat perlu memiliki kompetensi dibidang itu.

Tidak hanya itu, Sekretaris Prodi Ners STIKes Medika Nurul Islam juga mengatakan yang mampu memberikan perawatan spiritual hanya perawat yang mempunyai keikhlasan hati akan rasa kepedulian yang tinggi terhadap pasien dan keluarga serta memberikan nilai-nilai dan keyakinan kepada mereka, seperti mengajarkan cara beribadah pada pasien, juga membantu mempraktikkan, dan menjelaskan tentang pentingnya spiritual untuk mempercepat penyembuhan itu merupakan perawat yang mempunyai tingkat profesionalitas yang tinggi dalam keperawatan.

Dengan demikian, pendidik memiliki peran penting dalam memberikan pengajaran kepada mahasiswa baik di institusi maupun di klinik terkait keperawatan spiritual. Dengan cara pengajaran yang reflektif dan juga informal seperti diskusi kelompok dan bermain peran yang diperagakan oleh pendidik maka mahasiswa bisa mengamati langsung perilaku para pendidik dan yang lainnya dalam menerapkan asuhan keperawatan spiritual. | Healthy – Buletin STIKES MNI Online |