Lebih Dekat dengan SINTA (Science and Technology Index)

Saat ini, kemajuan peradaban sebuah Negara telah dipandang dari perkembangan sains dan teknologinya. Semua Negara semakin giat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan demi mampu menjawab kebutuhan manusia masa kini yang tingkat kompeksitasnya sangat tinggi. Perkembangan IPTEK harus dipublikasikan ke seluruh masyarakat dunia agar informasi tersebut dapat digunakan dan disesuaikan dengan kondisi saat ini. Oleh karenanya, semua Negara di dunia sedang giat-giatnya melakukan publikasi artikel ilmiah.

Beberapa Negara dengan jumlah publikasi terbanyak du dunia pada urutan pertama adalah China dengan jumlah publikasi sebanyak 528.623 artikel. Posisi kedua diraih oleh Amerika Serikat dengan jumlah publikasi sebanyak 422.808 artikel. Urutan ketiga diraih oleh India dengan jumlah publikasi sebanyak 135.788. meskipun Amerika Serikat di urutan kedua namun publikasinya terkenal paling berkualitas.

Demikian halnya juga terjadi di Indonesia, saat ini pemerintah tengah gencarnya mengupayakan pendongkrakan jumlah publikasi artikel secara global. Artikel ilmiah yang dapat diakses oleh masyarakat luas di internet merupakan aset penting karena dapat meningkatkan peradaban yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Terlebih jumlah penduduk di negara kita relatif lebih banyak daripada beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Negara lainnya tetapi secara publikasi kita jauh tertinggal. Dikutip dari laman Ristek Dikti, penyebabnya adalah karena jumlah publikasi yang bersifat internasional masih sangat minim.

Atas dasar fakta inilah maka Ristek Dikti sebagai kementerian yang bertugas mengurusi Ilmu Pengetahuan, Riset, Teknologi, dan Perdidikan Tinggi terus berupaya meningkatkan jumlah publikasi ilmiah yang bersifat online sehingga dapat diakes dengan mudah dimanapun dan kapanpun. Oleh karena itu Ristek Dikti mengembangkan sistem pengelolaan publikasi artikel ilmiah berbasis online agar kualitas dan kuantitasnya lebih mudah terpantau dan sistem ini dinamakan dengan Science and Technology Index atau sering disingkat dengan SINTA.

Pengertian SINTA

Berdasarkan informasi di laman Ristek Dikti, pengertian SINTA adalah sebuah portal yang memuat pengukuran kinerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang meliputi kinerja peneliti, penulis, author, kinerja jurnal dan kinerja institusi pendidikan tinggi.

SINTA Bukan yang Pertama

SINTA bukan pengindeks artikel online yang pertama yang ada di Indonesia namun terdapat beberapa alat pengindeks yang sudah ada seperti Indonesian Publication Index (IPI), Portal Garuda, Indonesia Science and Technology Index (InaSTI) dan Google Scholar. Tetapi untuk saat ini SINTA dianggap lebih unggul dibandingkan yang lain karena cara kerja SINTA telah mengarah ke portal pengindeks global (Internasional) semisal Scopus. SINTA juga telah mempunyai fitur lebih lengkap karena adanya penambahan beberapa fitur dari alat pengindeks lainnya seperti adanya fitur Citation, Networking, Research dan Score.

Fitur-Fitur SINTA

Agar memudahkan pengelolaan, maka Portal SINTA dilengkapi beberapa fitur sebagai berikut:

a. Citation
Pada bagian Citation menampilkan h-index dalam kurun waktu pertahun untuk Google Scholar dan Scopus.

b. Networking
Sedangkan pada bagian networking, Anda dapat mengetahui networking dengan peneliti lain yang pernah mengadakan kerjasama dengan Anda.

c. Research Oputput
Research Output berisi mengenai artikel jurnal, buku dan artikel seminar yang telah Anda hasilkan. Sedangkan pada bagian Score, Anda dapat melihat indeks di Scopus, Google Scholar dan InaSTI.

SINTA Lebih Unggul

Meskipun SINTA bukan alat pengindeks pertama di Indonesia, tapi saat ini SINTA terbukti lebih unggul dibandingkan dengan pengindeks yang lain. Keunggulan utama SINTA dibandingkan dengan portal peng-indeks yang lain adalah dapat secara otomatis meng-indeks hasil karya yang telah ter-indeks di Google Scholar, Scopus, InaSTI dan Indonesian Publication Index (IPI).

Pendaftaran Author (Penulis) di SINTA

Mengutip dari laman Ristek Dikti, pendaftaran Penulis (Author) pada Portal Science and Technology Index (SINTA) ada 3 (tiga) tahapan yaitu: registrasi, verifikasi/verified dan sinkronisasi

1. Registrasi
Registrasi dilakukan oleh pendaftar dengan kelengkapan utama/primer meliputi: NAMA, NIDN (bila dosen), Afiliasi Perguruan Tinggi, ID Google Scholar (GS) dan Surat Elektronik (Surel/email). Tentu direkomendasikan untuk mengisi data lainnya dengan lengkap. Pada bagian akhir proses registrasi, SINTA akan mengirim surel. Pendaftar membuka surel, lalu klik tautan/link yang ada di surel, sehingga surel menjadi terverifikasi (pendaftar dapat melakukan login memakai alamat surel dan password). Jika tahapan registrasi ini belum tuntas, mohon tunggu waktu beberapa saat, lakukan daftar ulang lagi sehingga surel menjadi terverifikasi.

2. Verifikasi
Tim Verifikator di RistekDikti melakukan pemeriksaan NAMA, NIDN, memeriksa artikel pada GS dan validasi Surel, jika semuanya valid, maka verifikator akan membuat status menjadi VERIFIED. Pada tahap verified ini ID GS tidak dapat diubah lagi oleh pendaftar. Perubahan ID GS hanya dapat dilakukan oleh Tim SINTA.

3. Sinkronisasi
Sinkronisasi adalah proses menyalin artikel atau publikasi yang ada di GS (yang semuanya valid), dan jika ada juga akan menyalin dari Scopus ke dalam database SINTA.

Sinkronisasi oleh Tim Verifikator akan membuat SCORE menjadi tidak nol lagi, dan nama penulis akan muncul atau masuk ke dalam daftar afiliasi atau perguruan tinggi masing-masing. Tim Verifikator melakukan sinkronisasi apabila semua artikel yang terdapat dalam GS semuanya valid. Bila ada satu atau lebih publikasi yang tak valid, misal Verifikator tidak menemukan nama penulis di publikasi, maka sinkronisasi tidak akan dilakukan oleh verifikator (SCORE di SINTA tetap nol).

Sudah saatnya bagi semua peneliti dan penulis baik dosen maupun kalangan lainnya agar mempublikasikan karya ilmiah di Google Scholar lalu dikoneksikan ke akun SINTA sehingga karya tersebut dapat diketahui oleh masyarakat luas. Selain itu, artikel akan di indeks otomatis dan mendapat ranking yang tentunya akan meningkatkan branding penulis maupun intitusi afiliasi penulis.

Ns. Ismuntania Siregar., S.Kep., M.Kep

Dosen Tetap di STIKes Medika Nurul Islam Sigli tahun 2014 sampai sekarang dengan riwayat jabatan:
2014-2015 sebagai Sekretaris Laboratorium Keperawatan STIKes MNI,

2016 sebagai Kepala Kemahasiswaan Bidang Keperawatan STIKes MNI,

2019 s/d sekarang sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIKes MNI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *