Beberapa Langkah Proteksi Terhadap Ancaman Virus Corona

Virus corona atau coronavirus pada awal mulanya ditemukan di Wuhan, China yang hingga kini terus menyita perhatian seluruh warga dunia. Bahkan virus yang dapat menyebabkan kematian ini telah ditemukan di sejumlah negara seperti Malaysia, Nepal, Thailand, Hong Kong, Makau, Amerika Serikat, Vietnam, Singapura, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan.

Dilansir dari The Guardian, virus corona adalah spesies virus yang belum pernah ditemukan sebelumnya yang mana proses penularan tergolong sangat cepat dan mudah. Virus ini diduga berasal dari hewan. Mereka yang terinfeksi kebanyakan yang bekerja atau sering berbelanja di pasar grosir makanan laut di Wuhan, China. Pasar grosir tersebut menjual hewan hidup dan yang baru disembelih.

Komisi Kesehatan Nasional China mengonfirmasi, penularan virus corona terjadi dari manusia ke manusia. Korban virus ini dilaporkan memiliki gejala seperti batuk, demam, dan kesulitan bernafas dan pada kasus parah dapat terjadi kegagalan organ. Sampai saat ini, obat antibiotik apapun belum terbukti mampu menangkal virus ini sehingga pemulihan masih bergantung pada kekebalan tubuh penederita.

Hingga kini jumlah penderita virus ini terus menerus bertambah. Dilansir dari SCMP (Minggu, 02 Maret 2020, total penderita yang terinfeksi secara global sebanyak 86.529 jiwa dan 41.958 jiwa telah dinyatakan telah sembuh. Sementara jumlah kasus kematian telah mencapai 2.979 jiwa. Angka ini sudah tentu merupakan sebuah kecemasan besar bagi semua penduduk dunia. Baik Badan Kesehatan Dunia, pusat riset-riset di China dan beberapa lainnya di dunia telah mengupayakan berbagai cara untuk menghentikan penjalaran virus mematikan ini namun belum membuahkan hasil.

Lantas, karena vaksin virus corona belum ditemukan hingga kini, maka upaya yang dapat ditempuh adalah dengan meningkatkan tindakan proteksi agar tidak terpapar dan tertular virus corona. Adapun upaya proteksi tersebut adalah:

1. Jaga kesehatan serta kebugaran tubuh supaya sistem imun meningkat
2. Cuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand-rub hingga bersih yang berbahan dasar alkohol karena hampir 98 % penyebaran penyakit bersumber dari tangan
3. Saat bersin, tutuplah hidung dan mulut menggunakan tissue atau lengan (bukan dengan telapak tangan). Upayakan menjauh dari orang sekitar saat bersin.
4. Jaga jarak saat berbicara dengan orang lain, paling kurang satu meter, terutama dengan orang yang sedang menderita batuk, pilek/bersin dan demam. Saat seseorang terinfeksi penyakit saluran pernapasan dan jarak kita terlalu dekat maka virus dapat terhidup oleh kita.
5. Jangan menyentuh bagian mulut, mata dan hidung karena ketiga area tersebut merupakan akses yang mudah bagi virus untuk masuk kedalam tubuh dan menginfeksi tubuh
6. Pakailah masker saat anda sakit dan saat berada di tempat umum
7. Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah lalu cuci tangan dengan sabun sampai bersih
8. Hindari kontak dengan hewan ternak dan hewan liar yang terbukti tertular coronavirus. Jangan makan daging yang tidak dimasak hingga matang.
9. Tundalah perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan seperti Cina, seiring dengan informasi adanya penghentian sementara operasional penerbangan langsung dari dan ke daratan Cina dari pemerintah, sampai ada informasi lebih lanjut.

Demikian beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah penularan virus corona. Kita harus terus melakukan proteksi dan jangan sampai lalai agar terhindar dari infeksi virus corona, terlebih penyebarannya telah sampai di Indonesia. Selain selalu menjalankan ke sembilan upaya proteksi di atas, kita juga harus senantiasa berdoa agar selalu dilindungi Oleh Nya. | dr. Kartika., M.Kes | 4. Ketua STIKes Medika Nurul Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *