Anjuran ALQURAN Agar Makan Buah Sebelum Makan Makanan Berat

Hasil riset dari Dr. Stephen Carr Leon, yang melakukan penelitian selama 8 tahun, menyebutkan bila orang Yahudi terkenal cerdas, salah satunya karena kebiasaan konsumsi buah sebelum makan makanan berat.

Carr berkunjung pada salah satu pemukiman Yahudi di Israel dan ia kaget karena saat masuk ke rumah orang Yahudi, ia langsung disuguhi buah-buahan terlebih dahulu.

Sebetulnya, kebiasaan empu rumah di kalangan Muslim sekali pun juga kerap menyuguhi buah-buahan atau snack (makanan ringan) lebih dulu kepada tamu sebelum dihidangkan makanan ala khanduri. Inilah sebuah kebiasaan (adat) dalam masyarakat Muslim di Aceh. Dalam masa-masa tertentu, ketika tamu yang hadir kerumah adalah sanak family atau kerabat dekat, sudah pasti si tamu akan dilayani bak raja oleh pemilik rumah.

Hal yang disuguhi terlebih dulu air teh dan buah. Selanjutnya, tanpa diketahui sang tamu, rupanya pemilik rumah juga sudah mempersiapkan menu berat nan mewah lainya seperti kari itik atau ayam sepur. Tentu saja ternak-ternak itu diambil langsung dari kandang dibelakang rumah, yang menjadi ciri khas rumah-rumah kaum Muslim di Aceh, khususnya.

Seperti orang Yahudi, Muslim juga terbiasa mengkonsumsi buah-buahan terlebih dahulu sebelum hidangan utama.

Menurut mereka Carr, memakan hidangan karbohidrat dahulu kemudian baru buah-buahan, akan menyebabkan kantuk. Pada akhirnya tubuh akan menjadi lemah dan payah dalam memahami sesuatu. Oleh karena itu, orang yahudi membiasakan makan buah sebelum makan makanan berat. Hal yang sama bagi kaum Muslim.

Sebenarnya etika islam telah menganjurkan kita untuk mendahulukan makan buah-buahan sebelum makan daging, sebagai upaya untuk mengikuti apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW serta anjuran Allah SWT.

“Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS. Al-Waqi’ah : 20-21).


Beberapa penelitian membuktikan bahwa makan buah terlebih dahulu dapat memancing getah lambung dan selanjutnya adalah proses mengeluarkan getah lambung yang akan membantu dalam pencernaan makanan yang lain (Basith, 2006).

Selain itu, buah juga menyediakan enzim yang baik untuk pencernaan. Enzim dari buah dapat membantu tubuh untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak. Tubuh pun lebih ringan mencerna karena tidak perlu repot memproduksi enzim pencernaan.

Menurut Hermanto, pakar Gizi, mengkonsumsi makanan berat dan berlemak memerlukan banyak energi untuk proses pencernaan dan pembuangan. “Itulah sebabnya banyak dari kita merasa mengantuk dan lelah setelah makan. Akan lebih baik bila kita menikmati buah terlebih dahulu sebelum makan, agar usus menjadi bersih (Harmanto, 2007).
Jika kita sudah mengetahui manfaat tentang makan buah sebelum makan makanan berat. Lantas, Bagaimana dengan kebiasaan memakan buah setelah memakan makan berat??? Kita juga perlu mengetahui dampaknya bagi tubuh.

dr. Muhammad Suwardi, dalam bukunya yang berjudul ‘Al-Qur’an The Amazing Secret’, menjelaskan bahwa buah yang dikonsumsi sebagai hidangan pencuci mulut justru akan menjadi sampah dalam tubuh karena buah tidak dicerna secara alami di lambung, tetapi ikut berkumpul bersama makanan selama berjam-jam dalam kubangan asam lambung yang pekat. Ia lalu menganjurkan agar memulai membiasakan diri makan buah sebelum makan. | Halim El Bambi/Milah Yabmob | DBS | STIKES MNI Healthy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *