Guna membekali lulusan dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) atau sertifikat kompetensi, Unit Career Development Centre STIKes Medika Nurul Islam (CDC MNI) bekerja sama dengan LSP Komputer mengadakan uji kompetensi di Laboratorium Komputer STIKes MNI pada hari Senin dan Selasa tanggal 21-22 Juni 2021.

Uji kompetensi tersebut diikuti oleh 60 peserta yang merupakan alumni Keperawatan dan Kebidanan, dan mahasiswa tingkat akhir yang berasal dari program studi Diploma Tiga Kebidanan.  Sementara, jenis kompetensi yang diujikan adalah keahlian operator komputer madya.

Uji sertifikasi dilakukan secara tertulis, dan selanjutnya dilanjutkan dengan ujian praktik sesuai dengan bidang kompetensi yang dimiliki peserta. Jika lulus, para peserta berhak mendapatkan rekomendasi dari asesor “kompeten” dan akan memperoleh sertifikat keahlian profesi Operator Komputer Madya dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bukti kompeten sesuai bidang sertifikasi yang diikuti.

 

Saat membuka kegiatan uji kompetensi, Ketua CDC MNI dr. Fakhryan Rakhman, mengatakan mahasiswa memperoleh pengetahuan di bidang formal melalui ijazah yang dimilikinya. Namun saat memasuki dunia kerja, selain memiliki pengetahuan di bidang pelayanan Kesehatan, alumni dan mahasiswa juga perlu memiliki keterampilan lain agar dapat segera terserap dan memiliki daya saing tinggi.

“Pada era Revolusi Industri 4.0 seperti sekarang ini, tenaga Kesehatan juga dituntut untuk memahami informatika Kesehatan, yang berfokus pada ilmu tentang cara memperoleh, menyimpan, mempresentasikan, menyebarluaskan dan menggunakan data serta informasi untuk keperluan pelayanan Kesehatan, memecahkan masalah, dan membuat keputusan (Sortlife and Blois, 2001). Kemampuan dalam komputerisasi tentunya menjadi hal yang wajib dikuasai, termasuk para tenaga Kesehatan.

Oleh karena itu, uji sertifikasi ini dilaksanakan sebagai salah satu solusi bagi lulusan Perguruan Tinggi untuk semakin up to date dengan perkembangan zaman dan siap bersaing di dunia kerja.

(MI)